
Waspada Efek Kebanyakan Makan Santan - Hal ini sudah sangat umum bagi seluruh masyarakat indonesia yang sangat mengenal istilah santan, dan selalu dibutuhkan oleh penjual rumah makan di seluruh kota di indonesia.
makanan yang selalu menggunakan santan yang sering di gemari orang indonesia selain lontong, sambal goreng ati dan telur, makanan ini juga dilengkapi dengan sayur lodeh dan opor ayam. Keduanya jelas menggunakan santan sebagai bahan dasar kuah. perhatikan dulu efek samping yang bisa ditimbulkan santan jika dikonsumsi secara berlebihan. - AGEN DOMINO
1. Kenaikan kadar kolesterol
Ada anggapan bahwa santan mengandung kolesterol, tetapi yang benar adalah santan mengandung lemak jenuh. Kandungannya cukup tinggi. Dalam satu cangkir santan mengandung hingga 40 gram lemak jenuh.
2. Masalah pencernaan
Gurih dan lezat santan bisa menimbulkan masalah pencernaan pada beberapa orang. Santan mengandung serat yang cukup tinggi umumnya sekitar 14-18 persen. Serat yang tinggi bisa menimbulkan diare atau gas jika tubuh tak mampu menampung serat. Sebaiknya hindari konsumsi dalam jumlah banyak dalam sekali waktu.
3. Berkontribusi pada kenaikan berat badan
Konsumsi sekitar 240 mililiter santan bisa berkontribusi pada suplai energi sebesar 552 kilokalori atau 27,6 persen kebutuhan kalori harian. Namun ini pun bakal berimbas pula pada asupan gula ke tubuh.
4. Timbulkan reaksi alergi
Orang yang mengalami alergi terhadap kelapa biasanya mengalami gejala sakit perut, mual, muntah, diare, rasa gatal pada area mulut, tenggorokan, mata atau kulit serta anaphylaxis. Anaphylaxis sangat jarang terjadi. Ini reaksi yang cukup mengancam jiwa meliputi pembengkakan, mengi (napas berbunyi seperti siulan disertai sesak napas) dan gatal-gatal. - AGEN DOMINO
1. Kenaikan kadar kolesterol
Ada anggapan bahwa santan mengandung kolesterol, tetapi yang benar adalah santan mengandung lemak jenuh. Kandungannya cukup tinggi. Dalam satu cangkir santan mengandung hingga 40 gram lemak jenuh.
2. Masalah pencernaan
Gurih dan lezat santan bisa menimbulkan masalah pencernaan pada beberapa orang. Santan mengandung serat yang cukup tinggi umumnya sekitar 14-18 persen. Serat yang tinggi bisa menimbulkan diare atau gas jika tubuh tak mampu menampung serat. Sebaiknya hindari konsumsi dalam jumlah banyak dalam sekali waktu.
3. Berkontribusi pada kenaikan berat badan
Konsumsi sekitar 240 mililiter santan bisa berkontribusi pada suplai energi sebesar 552 kilokalori atau 27,6 persen kebutuhan kalori harian. Namun ini pun bakal berimbas pula pada asupan gula ke tubuh.
4. Timbulkan reaksi alergi
Orang yang mengalami alergi terhadap kelapa biasanya mengalami gejala sakit perut, mual, muntah, diare, rasa gatal pada area mulut, tenggorokan, mata atau kulit serta anaphylaxis. Anaphylaxis sangat jarang terjadi. Ini reaksi yang cukup mengancam jiwa meliputi pembengkakan, mengi (napas berbunyi seperti siulan disertai sesak napas) dan gatal-gatal. - AGEN DOMINO







Tidak ada komentar:
Posting Komentar