AGEN POKER - Satuan Polair Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, membongkar praktik prostitusi dengan korban seorang pelajar SMA usia 17 tahun, seorang mucikari yang seorang siswi usia 19 tahun. AGEN DOMINO
Aksi tersebut terbongkar saat petugas kepolisian menyamar sebagai calon pelanggan yang ingin berkencan di salah satu hotel di Samarinda pada Jumat (12/3) malam lalu. Dengan tarif p1,5 juta hingga Rp2 juta rupiah.
Kanit Gakkum Satpolair Polresta Samarinda Iptu Wawan Gunawan mengatakan awal informasi dugaan praktik prostitusi di hotel itu didapatkan dari awal kapal.
Iptu Wawan menerangkan petugas mengamankan korban berikut dengan muncikari, yang tak lain adalah teman korban. Keduanya sama-sama masih pelajar kelas III SMA dan teman satu nongkrong..
Kencan bertarif Rp1,5 juta - Rp2 juta itu dilakoni korban dalam tiga bulan ini untuk menambah biaya sekolah. "Seperti biaya ujian, biaya SPP. Muncikarinya juga sama, tapi juga buat sehari-hari seperti beli make-up," terang Wawan.
"Tempat kencannya bukan cuma di satu hotel. Tapi pindah-pindah. Tergantung dari kemauan dan kesepakatan dari pelanggan. Pengakuan korban dan muncikari, sudah tiga kali melayani (pria hidung belang)," ungkap Wawan.
Penyidik menjerat muncikari sebagai tersangka. Selain menggunakan UU Perlindungan Anak, juga pasal 296 KUHP. Dari kasus itu, penyidik mengamankan dua handphone, uang Rp 800 ribu, motor serta nota tagihan sewa kamar hotel. AGEN DOMINO








Tidak ada komentar:
Posting Komentar